Montormiber's Blog

Telling about my hobby and daily activity

Solo riding Malang-Bandung-Malang on Thunder GS250 10/03/2014

Filed under: MOTOR BIKE — montormiber @ 07:36
Tags: , , ,

Kegiatan ini saya lakukan dalam rangka menghadiri salah seorang teman GTC (Goblok Thunder Crotz) yaitu bapak Hary Poerwantono alias pak Harmed yang punya hajat mantu. Sebenarnya ada dua teman GTC Bali yang akan datang menghadiri juga tapi karena mereka punya acara lain yaitu mau lihat ibukota Jakarta, maka mereka berangkat lebih awal yaitu tanggal 5 April dengan rute Denpasar-Solo-Cilacap-Cirebon-Jakarta-Bogor-Bandung.

Saya sendiri karena saat ini ada kegiatan di Malang maka saya berangkat dari Malang, berikut cerita singkatnya.

Day 1 : Malang-Ponorogo-Solo (274 km)

Belajar dari pengalaman yang lalu, guna menghindari padatnya lalu lintas, maka saya berangkat dari Turen (karena rumah keluarga besar saya di Turen), saya berangkat sehabis adzan subuh, sebenarnya inipun sudah agak kesiangan tapi karena targetnya nyampai Ponorogo jam 9.00, maka saat inilah yang tepat.
Lumayan dingin suhu saat itu, jalanan cukup lengang, saya lalui jalur Sedayu lanjut Gondanglegi jalan sudah mulai ramai oleh masyarakat yang pulang dari masjid dan pergi ke pasar.
Memasuki wilayah Wlingi, Blitar matahari baru muncul dan cuaca sedikit hazy (berkabut), efeknya ke kaca helm jadi agak lengket berembun….

Ada kejadian yang hampir membatalkan perjalanan. Ini terjadi di sekeluar kota Tulung Agung, dengan padatnya traffic pagi saya sempat senggolan sama anak sekolah dan dia jatuh dengan sepeda pancalnya. Ini disebabkan dia menyeberang dengan memotong langsung jalan, yang mestinya melihat dulu dari arah kiri ada motor ngga, tanpa memikirkan siapa salah saya meminggirkan motor dan berhenti sambil nyamperin anak tsb, saya tanya ada yg luka, dia jawab ngga apa-apa berulang-ulang sambil matanya berkaca-kaca, sempat terpikir untuk ngasih uang buat berobat tapi dia bersikeras melanjutkan jalan dg menaiki sepeda kesekolah…, saya lihat sikutnya sedikit tergores. Maaf ya dik….

Akhirnya perjalanan selanjutnya lancar sampai memasuki kota Ponorogo jam 8.30, sedikit agak lambat karena biasanya jarak Turen-Ponorogo saya tempuh dalam waktu 3jam

Oh ya, saya mampir dikota Ponoreog ini karena beberapa waktu sebelumnya saya ngecat tanki dan body dengan livery khusus, seperti apa livery khususnya? silakan simak gambar berikut ini….
Inspirasi dari livery pesawat tempur Sukhoi
Saya mendapatkan referensi soal cat dikota ini dari komunitas Thunder 250 juga, bengkel cat namanya “Star Paint” yang dipunggawani oleh mas Rudi, dia terkenal spesialis cat grafis sejak beberapa tahun lalu, dan kalau dilihat dari koleksi klipingnya dia sudah beberapa kali menjuarai beberapa kompetisi cat grafis dan airbrush.

Kelar ganti baju motor di Ponorogo, saya langsung melanjutkan perjalanan ke Solo, karena saya belum pernah melewati Tawangmangu, maka saya sempatkan lewat sana dengan jalur via kota Magetan.

Akhirnya saya nyampai kota Solo dan dijemput oleh mas Agung Sugiyopranoto, teman lama.
Sedikit mengenai mas Agung ini, saya kenal lewat bro Binz, orangnya ramah baik dan supel. ini untuk yang kedua kali saya singgah di rumah mas Agung ini, mas Agung ini juga anak motor, tapi anehnya malah mas Agung ini tidah megang motor Suzuki Thunder250 seperti teman akrab lain kota yg lain, mas Agung sejarahnya malah megang Kawasaki250, Bison150 dan yang terakhir pas waktu saya nginap dirumahnya di kawasan Bekonang, Solo malah motor Bisonnya ditukar tambah sama Migelli250……tapi terakhir saya dengar dia kembali ke Ninja250

Day 2 : Solo-Bandung (472 km)

Rencana awal sih saya akan riding alone untuk sektor ini, tapi ada kontak dari Mas Nugroho Bandung kalau Mas Reza juga akan ke Bandung dengan tujuan yang sama pada hari yang sama juga, kenapa ngga bareng aja…. yowis malah kepeneran ada teman ngebut dan nikung 🙂
Akhirnya saya janjian sama Mas Reza di pompa bensin Ambarketawang Jogja jam 9.00
Lagi-lagi mengingat traffic pagi yang padat, saya disarankan oleh Mas Agung untuk berangkat 2jam sebelumnya.
Saya jalan jam 6.00, memang lalin pagi sangat menghambat, terutama masuk kota Klaten dan Jogja…. tapi perjalanan sampai Ambarketawang saya tempuh tidak lebih dari 1,5jam yang paling

Pompa Bensin Ambarketawang memang tempat yang paling ideal buat ketemuan, letaknya yang arah keluar kota Jogja memudahkan bagi siapa saja yang janjian.

Day 3 dan 4: saya isi istirahat dan acara inti yaitu menghadiri pernikahan putrinya Pak Harmed

bessambung di episode….

Day 5 : Bandung – Jogjakarta

Day 6 : Jogjakarta – Malang

 

Iklan
 

Bagaimana apply visa kunjungan ke Jepang supaya lancar?

Filed under: Uncategorized — montormiber @ 07:12
Tags: , , ,

 

 

Image

Tahun ini adalah kesebelas kali saya berkesempatan mengunjungi negeri saudara tua alias Jepang. Tujuan utama adalah “main-main”, tapi sebenarnya kunjungan terakhir saya adalah 4 tahun yang lalu, jadi secara tradisi, sudah waktunya nilikin rasa sushi di negara asalnya….

Seperti di ketahui bahwa pemegang paspor NKRI(Indonesia) masih di wajibkan apply visa apabila akan melakukan kunjungan ke Jepang, baik itu wisata, training maupun kunjungan bisnis. Padahal mereka sudah membebaskan visa bagi 3 negara sesama ASEAN yaitu Malaysia, Thailand dan Philiphina. Serasa ini tidak adil tapi yah, apa boleh buat ini keputusan G to G, kita bisa apa?
Tapi rumornya kenapa kita masih “repot” apply visa ke Jepang karena negara kitapun masih memungut bea pada saat orang Jepang berkunjung ke Indonesia melalui VOA(visa on Arrival) yaitu mereka diharuskan membayar sejumlah USD20 per kepala untuk kunjungan sebulan dst…. lalu alasan kedua adalah banyaknya orang Indonesia yang bekerja secara gelap di Jepang sana, disamping juga alasan keamanan (terorist), memang alasan klise tapi yah, pemerintahan Jepang berhak untuk melindungi kepentingan negara dan bangsanya.

Kembali ke masalah urusan visa, sebenarnya tidak sulit kok urus visa di kedutaan atau kosulat Jepang, asal dipenuhi dulu dengan lengkap.
Syarat yang secara umum adalah harus punya paspor dulu(minimal masih berlaku selama 6 bulan), isi form aplikasi yang bisa didapatkan di Konsulat atau kedutaaan atau bisa juga download di web kedutaan
kemudian ikutin dan penuhin syarat-syarat yang lain niscaya lancar.

Oh iya, saya ingin mengingatkan bahwa kadang kita juga diminta untuk menunjukkan bukti keuangan atau paling tidak karena akan melakukan perjalanan ke Jepang mestinya punya dong uang simpanan, ini akan memperkuat keputusan akan diluluskannya visa nanti, juga kalau ada surat penjamin dari kenalan atau kolega di Jepang sana yang manyatakan bahwa selama keberadaan kita di Jepang nanti akan menjadi tanggung jawab orang tersebut.

Demikian sepintas pengalaman dari saya.

 

Pasang lampu LED sein motor 10/04/2013

Filed under: MOTOR BIKE,Uncategorized — montormiber @ 06:58

Kenapa pasang lampu LED? Alasan utama adalah lampu jenis ini sangat hemat dan tidak memerlukan power besar. Dengan demikian kemungkinan tekor pada supply strum aki akan kecil. Sedang alasan kedua adalah sinarnya yang pada waktu nyala kelihatan sedikit lebih “seksi” :), kenapa demikian? Karena lampu LED hanya memerlukan sepersekian detik untuk nyala, beda dengan lampu halogen.
Alsan ketiga adalah nyalanya lebih “bright” sehingga pengendara lain akan lebih aware.

Dan akhirnya tujuan utama pemasangan lampu LED adalah untuk safety.

 

Ganti ban baru, taruh depan apa belakang? 08/04/2013

Filed under: Public Transportation — montormiber @ 18:06
Tags: , ,

Persepsi Awam
————–
Ada yang pernah ganti ban mobil dibengkel? saya yakin pernah, entah itu
motor atau mobil (tapi yg dites disini mobil).
Pas ganti ban, saya rasa jarang yang ganti sekaligus 4 ban, biasanya 2
saja. Nah…yang 2 ban baru itu dipasang dimana?? saya yakin kebanyakan
memasang didepan..bener ga??..
Pengalaman pribadi, orang bengkelnya sendiri meyarankan Ban yang baru
dipasang didepan.
Secara Logika Awam, betulkan dipasang didepan? kan paling deket sama
kemudi. apalagi klo penggerak rodanya depan, pasti makin oke kemudinya
klo yang baru dipasang didepan. APA BENER BEGITU??

Produsen Ban
———-
Nah tapi klo kata produsen ban, itu logika yang SALAH.
Daya cengkeram yang baik diroda depan akan membuat mobil mudah mengalami
gejala oversteer, terutama disaat basah dan hal itu membahayakan dari
sisi safety. APA BENER BEGITU???

Kesimpulan
———-
Setelah dites, kesimpulannya adalah :
Bila Ban yang paling baik kondisinya (Ban Baru) ditempatkan didepan,
kemudi mudah sekali oversteer dan membuatnya menjadi tidak terkontrol.
Bila Ban yang paling baik kondisinya (Ban Baru) ditempatkan dibelakang,
kemudi akan mengalami gejala Understeer berlebih, namun hal ini tidak
membuat mobil menjadi sulit dikendalikan.
Jadi yang BENAR adalah….PRODUSEN BAN.
So…kalo lain kali ganti 2 ban…Pasang ban yang baru dibelakang

Oversteer…menyebabkan ban belakang ngepot (bahasa gaulnya iss:) dan
keadaan ini ga mudah diatasi oleh orang awam, karena yg bergerak liar
adalah ban belakang, sebagai akibat ban depan terlalu kuat mencengkeram
jalanan, tetapi tidak begitu dengan ban belakang. Salah2 bisa kebalik tu
mobil.

Understeer…menyebabkan ban depan sulit berbelok karena ban belakang
tetap pada posisinya sebagai akibat dari kuatnya cengkeram ban belakang
daripada ban depan. namun hal ini sangat mudah diatasi, karena hanya
membutuhkan usaha yang sedikit lebih untuk memutar kemudi agar ban depan
mudah dikendalikan.

Nah…ngomong soal ban…kita juga sering lupa ni sama ban yang satu ini.
ingetnya klo dah darurat aja…Apa lagi klo bukan BAN SEREP.
Ban yang satu ini sering terlupakan, tetapi ternyata jangan menunggu
Bocor baru dipasang. BAN SEREP HARUS DIROTASI berkala. Karena Perubahan
bentuk dan mengerasnya karet ban bisa menjadi masalah.
Dengan merotasi secara berkala, selain memperpanjang usia penggunaan ban
secara keseluruhan, tingkat keausan merata juga akan diperoleh.

Source : dari berbagai sumber

 

Bagaimana memperlambat laju pesawat? 26/03/2013

Filed under: Civil aviation — montormiber @ 09:09
Tags:

NH Engine Reverse Thrust
Berbicara tentang memperlambat laju pesawat saat mendarat, ini tidak terlepas dari istilah reverse thrust (dorong terbalik).

Semua pesawat jet sipil modern rata-rata sudah dilengkapi dengan beberapa sistem pengereman seperti Spoiler/Speedbrakes, Thrust Reverser dan Wheel Brakes, walaupun ada beberapa jenis pesawat yang tidak memiliki ketiga sistem tersebut sekaligus.

Setelah mendarat kadang kita sebagai penumpang, akan merasakan hentakan kedepan disertai output suara mesin pesawat meningkat, kemudian diringi dengan laju pesawat yang melambat, ini adalah saat reverse thrust atau mungkin mirip engine brake pada mobil.
Cuma bedanya dalam pesawat yang terjadi adalah perubahan arah hembusan mesin jet, jadi begitu pesawat mendarat pilot akan melakukan ini dan hal ini dapat digunakan untuk mengurangi kecepatan pesawat lebih cepat dari biasanya.

Tentu saja karena output mesin jet meningkat otomatis akan mengkonsumsi bahan bakar ekstra. Namun ini adalah cara yang efektif untuk memperlambat pesawat.

Tanpa penggunaan reversers thrust, konsumsi bahan bakar tidak hanya dapat ditekan, tetapi juga mengarah pada pengurangan emisi gas buang CO2.

Di sisi lain, kadang-kadang juga ada pertimbangan kondisi landasan pacu, jarak dan posisi seperti lokasi taxiway untuk menentukan penggunaan reverse thrust ini.

Dan pilot juga berusaha menghitung jarak taxi ke parkir spot diusahakan untuk menjadi sesingkat mungkin☆

disadur dari : FB NH

 

BII Maybank Bali Marathon 2012 27/03/2012

Terakhir saya mengikuti kegiatan marathon sekitar 21 tahun lalu.
Ya, tahun 1989, waktu itu tiap tahun diadakan Bali 10K (Bali ten K) dengan sponsor NITTOH, nama ini agak asing tapi ini adalah nama perusahaan minuman teh dari Jepang NITTOH Inc. Saya ngga tahu kenapa perusahaan ini mengadakan even di Bali, tapi perlu diketahui bahwa bahan dasar teh yang dipakai perusahaan ini mengambil teh dari perkebunan di suatu tempat di Sulawesi. Mmmm masuk akal.

Sejak Nittoh mengadakan lomba marathon pertama kali saya selalu berpartisipasi, karena lumayan sambil olah raga dapet kaos, dapet makan dan nonton konser yang biasanya selalu diadakan usai lomba. Tentu saja hadiah yang di berikanpun sangat besar, karena even Internasional dan peserta internasionalnya juga banyak, biasanya yang menang para pelari dari Afrika, semisal Kenya, Nigeria dll. Even ini di organisir dengan sangat profesional.

Nah setelah lama sekali tidak pernah olah raga, secara tak sengaja saya mendapat info dari internet kalau akan diadakan Bali Marathon lagi, tapi kali ini penyelenggaranya adalah grup bank ternama MayBank. Karena di Indonesia dia memiliki saham terbesar di Bank International Indonesia (BII) dan saya salah satu nasabahnya maka saya pikir ini kesempatan untuk menarik minat saya untuk berolah raga (lagi).

Sayang sekali pendaftarannya lumayan mahal USD20/orang, walah!, tapi karena punya kartu kredit BII maka dapet diskon 25%. lumayan. Mudah-mudahan dengan harga segini dapet kesan yang sangat baik. Terutama organiser, dan pelayanannya.
Dan dari beberapa titik ada penjemputan pp bagi peserta. Busyet start jam 06.00 tapi berangkat jam 03.30!

BII Maybank memilih dan menetapkan Bali sebagai lokasi terbaik untuk BII Maybank Bali Marathon. Selain merupakan daerah wisata dengan pemandangan indah, Bali merupakan daerah wisata terkemuka dengan jumlah pengunjung wisata sebanyak 2,75 juta per tahun. BII Maybank juga menghadirkan event marathon yang berbeda, sehingga event marathon ini akan menjadi ajang atletik dengan sentuhan budaya Bali. Disamping itu, Bali juga memiliki infrastruktur pendukung yang dibutuhkan, termasuk hotel bandara, tujuan wisata populer dan beberapa hal lain. Event marathon ini akan menjadi salah satu bagian dari promo turisme Indonesia.

BII Maybank Bali Marathon dikelola secara profesional dan didukung oleh beberapa runner yakni Barbara Oravetz, Mark Clay, dan Finna Huang yang memiliki concern bagi pengembangan olahraga lari sebagai bagian hidup sehat serta berpengalaman dalam menyelenggarakan event lomba marathon. Dalam BII Maybank Bali Marathon ini, setiap pelari akan mendapatkan timing chip untuk dapat mengukur personal record dari masing-masing pelari. Sistem registrasi yang akan digunakan memakai teknologi standar internasional yaitu pelari dapat melakukan registrasi online. Hal ini tentunya akan memudahkan pelari-pelari dari berbagai negara untuk dapat melakukan registrasi dengan mudah.

Maybank Bali Marathon ini mengambil start dan finish di Bali Safari Marine Park, jalan bypass Ida Bagus Mantra dan sekitarnya

Nah masih ada waktu buat latihan, 1 bulan, yah cukuplah. Saya cuma ambil yang 10K.
Agendanya sih ada Marathon 42,195K, half Marathon 21K, 10K dan 5K untuk anak-anak.
Mudah-mudahan kuat…..

 

Tanda keur (kir) mobil umum (plat kuning), kenapa mesti dua bahasa? 10/03/2012

Filed under: Public Transportation — montormiber @ 17:54
Tags: , , ,

Kalau kita amati secara seksama, tanda lulus keur pada mobil plat kuning (bc. mobil umum) yang dilakukan enam bulan sekali, yang berupa cat atau sticker yang tertera di body kendaraan ternyata selalu dibuat dwi bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa inggris.

Saya bertanya-tanya kenapa harus ada bahasa inggris segala?
Coba perhatikan,

Lalu kira-kira apa benefitnya sampai ada tulisan bahasa linggis inggris disana?
Kalau truk atau bis yang melayani (misalnya) trayek Pontianak(Kalimantan)-Kuching(Malaysia) saya bisa mengerti, karena lintas antar negara.

Lha kalau alasannya untuk sopir, saya kira bukan. Polisi? lha untuk apa? sebab kalaupun mau nilang juga pakai bahasa Indonesia….

Tolong dong ada yang tahu alasannya?