Montormiber's Blog

Telling about my hobby and daily activity

Tandon air berlumut, ini (salah satu) solusinya. 19/02/2012

Filed under: Uncategorized — montormiber @ 15:26
Tags: ,

Memang menjengkelkan kalau tandon air berlumut, dikuraspun dalam waktu seminggu sudah berlumut tebal lagi, menjijikkan.

Yang paling gampang, beli tandon dari bahan stainless steel (gb.1), tapi harganya memang masih mahal, kalau uang ngga jadi masalah sebaiknya beli yang dari bahan ini, dijamin ngga akan sering membersihkan lumut.

Tapi kalau budged masih rebutan sama keperluan lain, alternative kedua adalah beli yang dari bahan Poly Ethylene, biasanya dalam jangka waktu tertentu akan berlumut (gb.2) nah supaya ngga berlumut coba dicat dengan warna gelap, untuk ukuran 700ltr cukup belikan cat seperempat kilo.

Biasanya lumut akan lama muncul, tidak 100% hilang, tapi paling tidak akan menghambat tumbuhnya lumut.

Keterangan gambar:
Gb.1 : Tandon air stainless
Gb.2 : Tandon air Poly Ethylene (tidak dicat)
Gb.3 : Tandon air Fiberglass
Gb.4 : Tandon air Poly Ethylene dicat.

Iklan
 

Trans Sarbagita, akankah jadi solusi transportasi di Denpasar?

Filed under: Public Transportation — montormiber @ 11:54
Tags: , ,

<img src="

” alt=”” />
Ini kali kedua saya mencoba naik angkutan umum kota Denpasar bis trans sarbagita, kali ini saya naik dari Nusa Dua ke Pesanggaran Denpasar kota.

Seperti pada pengalaman pertama dulu, saya sulit menemukan informasi mengenai letak halte bis ini, nanya sama seseorang disekitar saya lakukan tapi setelah orang ketiga yang saya tanya baru bisa ngasih info dimana halte bis tersebut.

Untuk kawasan BTDC Nusadua hanya ada 2 halte yaitu BTDC 1 disekitar Bali Collection dan BTDC 2 yang letaknya diseberang hotel Club Med. Idealnya sih ada 4 di kawasan ini, jadi kalau mau nyari ngga usah jalan jauh-jauh.

Setelah menunggu sekitar 15 menit datanglah bis yang ditunggu, mbak kondektur mengucapkan salam “selamat Pagi” sebagai standar salam ke penumpang, bis berisi sekitar 10 orang dari kapasitas tempat duduk 25 seat. Lumayan dingin karena AC di set ke 23,5 derajad, panas badan sehabis jalan kaki terobati dengan dinginnya AC.

Setelah bayar 3500 rupiah untuk dewasa saya terima karcis yang tertulis harga tsb.
Memasuki halte depan Hardys Nusadua, ada 2 penumpang bule yang akan menuju Central Parkir Kuta, wah rupanya turispun sudah “ngeh” sama sarana transportasi ini.

Jalur yang dilalui untuk koridor Nusadua-Batubulan adalah : Nusadua(BTDC)-Jimbaran-SimpangSiur-CentralParkir-SunsetRoad-Sanur-Tohpati-Batubulan.
Karena ini hari minggu, traffic lancar jaya bahkan bis bisa melaju 60-70 di area Jimbaran. Tapi waktu pertama saya naik dulu, jam 5 sore pas jam sibuk eh, masih juga belok ke CentralParkir(emang udah jalurnya), ini yang harus dipikirkan kedepannya, hindari masuk jalur ini apalagi ini bis besar, waktu itu saya menghabiskan 30 menit untuk melewati raya Kuta dan SunsetRoad. Idealnya pakai bis kecil sebagai feeder untuk jalur macet ini.

Tapi karena hari libur maka bis lebih leluasamelibas jalan,akhirnya setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam saya turun di halte Pesanggaran.

Ada beberapa masukan untuk pengelola bis ini kalau mau maju.
– Mbak kondektur sudah tidak lagi menyebut halte berikutnya sebagaimana pada awal-awal bis ini mulai beroperasi dulu. Sebenarnya ngga usahlah kondektur yang ngomong kalau males, bikin aja rekaman sedemikian rupa sehingga pak sopir tinggal pencet tombol yang berbunyi kira-kira “Terima kasih anda telah menggunakan jasa Bis Trans Sarbagita, bis ini dengan tujuan akhir …., pemberhentian berikutnya adalah halte…..” demikian kira-kira, sementara mungkin bisa dalam Inggris sebagai bahasa kedua.

– Tidak ada informasi jam pemberangkatan (time table)di halte (khususnya Nusadua) ini sangat penting jadi kita bisa antisipasi.

– Sebaiknya bis kapasitas besar hanya melayani jalur bypass saja, sedang untuk Central Parkir kuta ke Bypass disediakan bis feeder yang lebih kecil, sehingga lebih cepat dijalan macet kawasan legian dan Kuta.
Feeder yang sangat penting adalah
Bandara ke Patung Ngurah Rai,
Pantai Kuta/Kuta Square ke Bypass,
Central Parkir/Legian ke Simpang Dewa Ruci,
Seminyak ke Simpang Dewa Ruci,
Diponegoro ke Pesanggaran,
Hayamwuruk/Renon ke Sanur.

– Untuk penumpang yang mau ke Bandara saat ini tidak mungkin menggunakan jasa bis ini karena tidak ada halte di sekitar Patung Ngurah Rai. Patut disayangkan.

Memang ini sangat jauh dari sempurna tapi langkah pemkot Denpasar patut kita hargai, mudah-mudahan kedepan sistem transportasi di Denpasar bisa berkembang dengan baik.

 

Suzuki GW250 yang segera akan beredar di Indonesia, made in China? 11/02/2012

Filed under: MOTOR BIKE — montormiber @ 17:43
Tags: , ,

Ya, memang motor yang ini di buat di China, lalu kenapa?
Tentu kita masih ingat saat motor China (mocin) booming di Indonesia, dengan harga 7jutaan kita sudah bisa dapatkan motor roda dua. Tentu saja dengan merek bau-bau China gitu. Bahkan ini yang membuat motor Jepang seperti tersentak, bahkan pabrikan seperti Honda sengaja bikin motor kelas mocin ini, seperti bebek Legenda dsb. Tentu saja dangan penurunan spek disana-sini.

Tapi sekarang, negeri China mulai bangkit, mereka bikin motor sesuai dengan budged, bahkan pabrikan Suzuki sudah berani menempatkan China sebagai base produksinya. Tentu saja (saya yakin) hal-hal sensitif seperti mesin, peralatan elektroniknya masih didatangkan dari Jepang.

Info terbaru Suzuki Indonesia R2 akan segera me-launching motor laki GW250 atau kalau pasar Eropah menyebutnya Inazuma pada bulan-bulan mendatang ini, agak mengagetkan. Rencana awal sih pertengahan tahun 2012 ini tapi entah kenapa sepertinya akan segera keluar kepasar Indonesia.
Bahkan rekan-rekan di Jakarta menyebutkan bahwa inden sudah dibuka dan angkanya sudah melampaui 900 unit. Wow!

Saya menulis ini karena di FB ada kabar bahwa unit tester sebanyak 7 biji sudah ada di Plant Suzuki Tambun I.

Besar kemungkinan Suzuki akan serius main di celah 250cc ini, mengingat saat ini masih berjaya pasar pesaing Kawasaki(Ninja) dan Honda(CBR) di kelas ini….

Rentang harga sih issue-nya ngga nyampai 40 juta, wah pricing yang sangat menarik!. Dengan harga segini apa saja sih yang di benamkan di motor yang tempat lahirnya di China ini?
Berikut spek-nya;

VEHICLE SUMMARY
Name: GW250
Type: Naked

Spesifikasi Suzuki GW250

Panjang: 2.145 mm
Lebar: 760 mm
Tinggi: 1.075 mm
Jarak sumbu roda: 1.430 mm
Jarak terendah ke Tanah: 165 mm
Berat kosong: 173 kg

Mesin: 2 silinder SOHC
Diameter x Langkah: 53,5 mm x 55,2 mm
Kapasitas silinder: 248 cc
Kompresi: 11,5:1
Sistem Bahan Bakar: Injeksi
Tenaga maksimum: 18 kW @ 8.500 rpm
Torsi maksimum: 22 Nm @ 6.500 rpm

Kapasitas tanki: 14 L
Diameter disk brake depan: 290 mm
Diameter disk brake belakang: 240 mm
Ban depan: 110/80-17M/C 57H
Ban belakang: 140/70-17M/C 66H

Supaya ngga penasaran, saya tampilkan beberapa images yang saya ambil dari beberapa sumber;

 

Mencoba koneksi internet pakai modem Flexi EVDO, not bad

Filed under: Information Technology (IT) — montormiber @ 08:23
Tags: ,

Setelah hampir dua bulan bete karena koneksi internet yang lelet memakai modem Smartfren “anti lelet”, akhirnya saya mencoba memakai modem flexi EVDO.
evdomodem

Ditebus seharga Rp. 170 ribu (modem saja), kalau pakai perdana jadi Rp. 210 ribu. Sedangkan biaya bulanannya sebesar Rp. 49 ribu per bulan.
Saya memakai flexi pasca bayar.

Langsung tancap, mmmmm koneksinya mirip-mirip jaman pakai speedy dulu, cuma bedanya yang ini bisa mobile.
Hasilnya lumayan, buat buka file gambar dan download video…
evdo

Ya ngga usah muluk-muluk ngomongin broadband, ini sementara cukup buat saya, menyesuaikan budged.