Montormiber's Blog

Telling about my hobby and daily activity

JAT (Jupiter Aerobatic Team) 25/09/2011

Filed under: Military issue — montormiber @ 17:11
Tags: , ,

Saya beruntung telah mendapatkan informasi awal tentang kedatangan mampirnya Tim Aerobatik udara TNI-AU yang biasa disebut Jupiter Aerobatic Team ke Pangkalan TNI-AU Ngurah Rai Bali.

Rencana awal di schedulekan tanggal 13 September namun mendadak dipercepat menjadi tanggal 12 September 2011, beruntung saya punya kesempatan untuk mengabadikan kedatangannya melalui luar pagar bandara.
LD-0109
LD-0110
Rombongan pesawat ini sebenarnya hanya mampir di Bali untuk mengisi bahan bakar (refuelling) karena jarak yang ditempuh dari Lanud Hasanudin Makasar tidak memungkinkan terbang secara langsung ke Lanud Adisucipto Jogjakarta, sehingga harus isi BBM di RAI.

Setelah selesai proses pengisian bahan bakar, rombongan pesawat segera melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir Lanud ADI melalui waypoint SEMPU-CILACAP-ADI ini artinya pesawat menelusuri jalur khusus yaitu pantai selatan Jawa.
LD-0108 dan 09

Sejarah singkat terbentuknya JAT (sumber diambil dari sini : http://aerobaticteams.net/jupiter.html)

Logo SKADIK

Tim aerobatic Jupiter adalah aerobatic Angkatan Udara Indonesia yang menampilkan tim terbang dengan enam KT-1B Woong Bee pesawat dicat merah dan putih dari Skadik, (Skadron Pendidikan / Pelatihan Skadron) 102 AFB Adisutjipto, Yogyakarta. Pesawat dari tim Jupiter dilengkapi dengan generator asap putih. Para pilot dari Tim aerobatic Jupiter (JAT) semua instruktur. Tim ini bernama “JUPITER” tanda panggilan-instruktur TNI-AU (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Udara / Angkatan Udara Indonesia)

Pada tahun 1996 Angkatan Udara Indonesia yang baru dibentuk tim aerobatic dan dilengkapi dengan delapan pesawat Mk.53 Elang dari Skadik 103. Tim bernama Jupiter dan dilakukan untuk pertama kalinya Pada 23 September 1997, namun pada tahun 2001 tim menjadi Jupiter Biru bersama dengan Elang Biru.

Jupiter Aerobatic Tim (JAT) direformasi lagi pada tahun 2008, menggunakan 4 Aerospace Korea KT-1B Woong Bee dari Skuadron Pendidikan 102, Adisutjipto AFB, Yogyakarta. Acara publik tim pertama pada 4 Juli 2008 di Yogyakarta dan kedua mereka di Jakarta, November 2008.

Pada tahun 2010 setelah dua tahun stagnan, JAT dimulai sebuah program pelatihan dengan bantuan dari tim Roulettes Australia. Pada bulan September 2010 dua pilot Jupiter tim telah dikirim ke Australia untuk mengamati dan belajar manuver terbang bersama-sama dengan Roulettes di pangkalan mereka di Sale Timur, Victoria, Australia. On Nov 8, 2010, Tim Roulettes melakukan atraksi di Pangkalan Angkatan Udara Halim, Jakarta di mana enam anggota JAT memiliki kesempatan untuk terbang di kursi belakang roulettes PC-9s selama latihan mereka.

Pada tahun 2011 pesawat Jupiter bertambah menjadi enam dan menerima warna baru merah-putih corak warna sebagai warna bendera Indonesia. Aerobatic Jupiter Tim KT-1B pesawat dilengkapi juga dengan generator asap putih. Demonstrasi pertama dengan enam pesawat baru dalam formasi adalah pada tanggal 16 di Yogyakarta pada upacara peluncuran seragam baru dengan Indonesian AF. Pertunjukan udara yang kedua adalah pada 9 April di Jakarta di ulang tahun ke-65 TNI-AU dan yang ketiga pada 17 April 2011 di Yogyakarta.

Iklan
 

Legendary plane Catalina PBY-6A VH-EAX stop over and RON at Denpasar Bali 11/09/2011

Filed under: Rare aircraft I have seen — montormiber @ 18:53
Tags: , ,

10 September 2011 sore hari termonitor di radio airband saya ada pesawat Catalina sedang melintas diatas Ketapang Banyuwangi. Mendengar “Catalina” saya jadi ingat bahwa pernah baca buku sejarah yang menyatakan bahwa Westerling si “Jagal dari Turki” yang menewaskan 40.000 orang di Sulsel pada tahun 1947, ada hubungannya dengan pesawat jenis ini.

Lalu apa hubungannya antara “jagal” Westerling dan pesawat Catalina?, mmm… begini, sebagai pemerhati aviation tentu tak lepas perhatian saya segala sesuatu yang berhubungan dengan pesawat.
Alkisah menurut buku sejarah yang saya baca, setelah Westerling membunuh secara membabi buta di Sulawesi, dia menjadi buron dan bersembunyi secara berpindah-pindah, tapi akhirnya dia berhasil lolos ke luar negeri (tepatnya Singapura) dengan menumpang pesawat amphibian jenis Catalina dengan rute Tanjung Priok – Tanjung Pinang – Singapore.

Lha kok jadi membahas sejarah……halah.

Intinya karena pesawat Catalina adalah pesawat langka maka, saya segera mencari informasi kapan pesawat ini berangkat. Ternyata pesawat ini di handle oleh perusahaan ground handling Sari Utama Biomantara,
baru dengar saya ada GHA ini, sebab setahu saya di Ngurah Rai Airport itu hanya ada PT.JAS dan Gapura Angkasa saja.

Singkat cerita karena rencana keberangkatan jam 00.00GMT maka saya standby di pinggiran pagar airport sejak 30 menit sebelumnya terlihat pesawat ini sedang preparation…
Preparation

Saat yang dinanti-nanti, akhirnya pesawat siap dan pilot minta ijin untuk start engine dan di aproved, Runway in use saat itu adalah 09 dan perlu waktu sekitar 30 menit antara start engine sampai pesawat taxi, mungkin karena ini pesawat jadul jadi perlu pemanasan extra..
Taxiing

Tower menawarkan untuk menggunakan taxiway N5, tapi pilot menolak dan tetap insist lewat N7

Take off squences, tak lama kemudian pesawat ready to take off dan terdengar suara dari kedua mesin yang meraung khas pesawat jaman penjajahan Belanda dulu (agak berisik) tapi kecepatan full throttle-nya mungkin kurang dari 70knot, ceper sekali take off-nya.

Saya dengar pesawat ini segera menempati salah satu ruang Qantas Founder Outback Museum di Australia sana.

 

Naik Sriwijaya Air PK-CJA B732 named “Brenda” SUB-BPN-TRK 09/09/2011

Filed under: Civil aviation — montormiber @ 19:25
Tags: , ,

Menyambung TR yang lalu kali ini pakai Sriwijaya.

TR date : 16 May 2007
FLT No : SJ252 continue SJ162
FL Level : 25.000ft
STD : SUB 10.00 (11.01)
STA : TRK 13.55 (14.40)
EQP : 732 (Age 27yrs)
Reg : PK-CJA (Named Brenda)
Sopir : Capt. Rudi Nasir Kernet : FO Eri

 
SJ

 

Latma Elang Ausindo 2011 at Ngurah Rai International Airport Bali 08/09/2011

Latihan kerjasama Latma Elang Ausindo antara TNI-AU dan RAAF telah resmi dibuka
oleh Waasops Kasau Marsma Ida Bagus Anom Manuaba SE.dan didampingi oleh Air Commodore Mel Hupfeld, Commander Air Combat Group,
bertempat di apron Bandara Internasional Ngurah Rai pada 05 September 2011.
All participants

Display

F-18

Dalam pesannya yang disiarkan salah satu TV lokal Letkol(PNB) Djumarto menyampaikan bahwa TNI-AU melakukan latihan bersama secara teratur dengan negara lain, termasuk Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina dan Amerika Serikat.
TS-1602

Flypass

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan antara Angakatan Udara (TNI-AU) dengan Royal Australia Airforce (RAAF), kegiatan serupa juga dilaksanakan tahun 2009 di Darwin.
Elang
Latihan bersama ini sendiri akan berlangsung tanggal 06 hingga 09 September 2011.

Payung

Pada kesempatan ini RAAF menurunkan delapan F-18 Hornet didukung oleh pesawat supply logistik yaitu Globemaster III (C-17) dan dua Hercules C130Hs. Sementara itu, TNI-AU yang dipimpin oleh Kolonel(Pnb) Emir Panji, menyertakan dukungan enam F16s dengan dua C130s Hercules, dengan melibatkan personel TNI AU sebanyak 117 orang dan personel RAAF sebanyak 76 orang.

Herky

C-17

Engine C-17

Area latihan akan mangambil zona udara disekitar Pandanwangi dan area laut selatan dari provinsi Jawa Timur.

RAAF

C